Pertanyaan.
Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta ditanya : Khitan bagi wanita termasuk
sunnah ataukah kebiasaan yang buruk ? saya membaca di salah satu majalah
bahwa mengkhitan wanita bagaimanapun bentuknya adalah kebiasaan buruk
dan membahayakan dari sisi kesehatan, bahkan bisa menyebabkan pada
kemandulan. Benarkah hal tersebut ?"
Jawaban.
Mengkhitan anak perempuan hukummnya sunnah, bukan merupakan kebiasaan
buruk, dan tidak pula membahayakan jika tidak berlebihan. Namun apabila
berlebihan, bisa saja membahayakan baginya.
[Fatwa Lanjah Daimah lil Ifta ; 5/120]
HUKUM BERPESTA PORA DALAM PERAYAAN KHITAN
Pertanyaan.
Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta ditanya : "Apa hukum mengkhitan wanita, dan apa hukum berpesta pora dalam perayaan khitan ?"
Jawaban.
Khitan bagi wanita disunnahkan dan merupakan kehormatan bagi mereka.
Sedangkan berpesta dalam perayaan khitan, kami tidak mendapatkan
dasarnya sama sekali dalam syari'at Islam yang suci ini. Adapun perasaan
senang dan gembira karenanya, merupakan hal yang sudah seharusnya,
karena khitan merupakan perkara yang disyariatkan.
Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman.
"Artinya : Katakanlah. Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah
dengan itu mereka bergembira. Karunia dan rahmat-Nya itu adalah labih
baik dari apa yang mereka kumpulkan" [Yunus : 58]
Khitan merupakan keutamaan dan rahmat dari Allah, maka membuat kue-kue
pada saat dikhitan dengan tujuan untuk bersyukur kepada Allah Subhanahu
wa Ta'ala boleh dilakukan.
[Fatawa Lajnah Daimah Lil Ifta 5/123]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
NASIHAT PERNIKAHAN UNTUK SUAMI DAN ISTERI
Pernikahan adalah suatu perjanjian yang besar, suatu pertanggungjawaban yang berat bagi seorang laki-laki, yang mana dia mengambil seorang w...
-
AYOO daftarkan Putra dan putri anda.....dalam event FESTIVAL OF ARTS PELAJAR 2015, PEMILIHAN DUTA MUSLIMAH KONTES MODEL BATIK STAND UP KO...
-
“Barangsiapa yang tidak diberi sifat kelembutan maka ia tidak memiliki kebaikan sama sekali.” (HR. Muslim)
-
Dari Abu Hurairoh ’Abdurrohman bin Shakhr rodhiyallohu’anhu, dia berkata: ”Aku pernah mendengar Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam be...
No comments:
Post a Comment